![]() |
| Ilustrasi petani dengan probiotik |
Menghitung
dosis probiotik perikanan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan
pertumbuhan ikan, memperbaiki efisiensi pakan, dan menjaga kualitas air. Dosis
umumnya dihitung berdasarkan volume air (untuk perbaikan kualitas air) atau
berat pakan (untuk meningkatkan pertumbuhan/kesehatan). Tujuan dari penentuan
dosis adalah untuk menghindari pemakaian obat yang berlebihan dan dapat
menimbulkan pengaruh yang kurang baik. Dosis ditentukan setelah melakukan riset
terlebih dahulu dengan jumlah dosis yang berbeda.
Penggunaan
Probiotik pada perikanan biasa menggunakan satuan ppm (part per million).
Gampangnya satuan ppm itu sama dengan dengan mg/L. Artinya dalam 1 mg larutan
probiotik untuk 1 liter volume media kolam. Bila disederhanakan lagi seperti
ini :
1 mg
>>> 1 Liter
1 gr >>>
1000 liter >>> 1 m3
1 kg
>>> 1.000 m3
Tambak bandeng
membutuhkan probiotik rodho untuk menguraikan endapan. Luas tambak bandengan
sebesar 10.000 m2 dengan kettinggian 1,2 m. Probitik rodho dalam
label menggunakan dosis 0,6 ppm. Hitung kebutuhan probiotik yang digunakan .
1.
Hitung volume tambak : 10.000 * 1,2 =
12.000 m3
Untuk menghitung
kebutuhan dosis 0,6 ppm maka rumusnya menggunakan pendekatan 1 gr >>>
1000 liter >>> 1 m3
Kebutuhan
probiotik (gr) : 0,6 ppm * 12.000 = 7.200 gr = 7,2 kg.
Untuk
menguraikan endapan di tambak bandeng dengan luas 12.000 m3 membutuhkan
7,2 kg bakteri rodho.
