Kecernaan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen pada pakan ikan

BETN adalah singkatan dari Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen. BETN (Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen) dalam pakan pakan ikan adalah fraksi nutrisi, terutama karbohidrat yang dihitung sebagai sisa dari total bahan pakan setelah dikurangi kadar air, protein kasar, lemak kasar, abu, dan serat kasar/. Komponen utama BETN meliputi karbohidrat yang mudah dicerna seperti pati, monosakarida, dan polisakarida yang berfungsi sebagai sumber energi utama ikan.


Pakan Tenggelam


​Dalam analisis proksimat pakan ikan (atau pakan ternak lainnya), BETN ini merupakan kelompok komponen yang secara umum diidentifikasi sebagai karbohidrat yang mudah dicerna.

​Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai BETN pada pakan ikan:

​Pengertian BETN

​Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) adalah salah satu fraksi yang dihitung dalam analisis proksimat suatu bahan pakan. Fraksi ini pada dasarnya mewakili kandungan karbohidrat yang ada dalam pakan, namun tidak termasuk serat kasar.

​Nilai BETN didapatkan secara tidak langsung dengan mengurangi total bahan pakan (100%) dengan persentase komponen lainnya, yaitu:

BETN (%) = 100%- (Abu+Protein Kasar+Lemak Kasar+Serat Kasar)

Karakteristik Utama BETN

​Sumber Energi: BETN merupakan sumber energi utama yang mudah dicerna oleh ikan. Komponen ini meliputi karbohidrat yang larut seperti monosakarida, disakarida, dan polisakarida yang mudah dipecah.

​Komponen Karbohidrat: BETN sering dianggap sebagai indikator jumlah karbohidrat yang tersedia dan dapat dimanfaatkan secara efisien oleh ikan.

​Daya Cerna Tinggi: Karena strukturnya yang sederhana (karbohidrat terlarut), BETN memiliki daya cerna yang tinggi, menjadikannya sumber energi yang baik untuk aktivitas metabolisme dan pertumbuhan.

​Peran BETN dalam Pakan Ikan

​Meskipun ikan, terutama spesies karnivora, memiliki kemampuan yang terbatas dalam mencerna karbohidrat dibandingkan dengan ternak ruminansia, BETN tetap memainkan peran penting, terutama pada spesies omnivora dan herbivora:

​Penyedia Energi: BETN berfungsi sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan oleh ikan. Energi ini penting untuk menunjang aktivitas harian dan proses metabolisme.

​Penghemat Protein: Ketika energi dari BETN terpenuhi, protein dalam pakan dapat lebih dioptimalkan untuk fungsi utamanya, yaitu pertumbuhan jaringan tubuh (daging), alih-alih digunakan sebagai sumber energi. Ini dikenal sebagai efek "protein-sparing" (penghemat protein).

​Singkatnya, BETN adalah indikator jumlah karbohidrat yang mudah dicerna dan berfungsi sebagai sumber energi penting dalam formulasi pakan ikan.


Faktor yang Mempengaruhi Kandungan BETN
  • Komposisi bahan baku >> jenis bahan baku yang digunakan
  • Proses Pengolahan Pakan >> Pengolahan pakan seperti pemansan atau fermentasi dapat meningkatkan kadar BETN karena dapat memecah karobidrat menjadi karbohidrat yang lebih mudah dicerna.
  • Interaksi Nutrien >> Peningkatan nutrien lain seperti lemak kasar, protein kasar, dan serat kasar juga dapat memengaruhi kadar BETN


Hendrawan Bayu Aji S.St.Pi

Lulusan Perikanan dari tambak, feedmill, entrepreneur, dan startup perikanan. Hanya ingin berbagi kisah pengalaman hidup

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama