![]() |
| Gambar sampling ikan |
Mengetahui Estimasi Populasi setelah sampling ikan sangat penting dilakukan karena untuk mengetahui apakah budidaya masih bisa untung banyak atau malah rugi. Namun sebelum mengetahui populasi kita harus mengetahui tren FCR pada budidaya ikan. Kalau Lele tren FCR dari ukuran konsumsi (size 8-12) biasa di angka 1,00 , under 50 gram di angka FCR 0,80.
Contoh kasus.
Di suatu kolam lele terpal dengan luas 50 m2 ditebar lele dengan berat 9 gr sebanyak 5000 ekor. Setelah memasuki DOC 35 dilakukan sampling dengan bobot rata-rata 45 gr. Jumlah pakan yang sudah masuk sekitar 210 kg. Hitung jumlah estimasi Populasinya !
Estimasi Biomass = (Jumlah pakan/FCR tren)-biomass tebar
= (210 kg /0,9)- (9 gr *5000)
= 233 kg- 45 kg
= 188 kg
Estimasi Populasi = Estimasi Biomass / bobot rata-rata sampling
= (188 kg *1000)/45 gr
= 188.0000 gr /45 = 4.177 ekor
Estimasi Populasi = Estimasi Populasi/Estimasi tebar
= 4.177 ekor/5.000 ekor
= 83%
Pembudidaya harus jeli dalam mengestimasi populasi karena jika perhitungannya meleset akan menyebabkan over feeding kemudian menyebabkan membengkaknya biaya operasional. Kendala yang dihadapi banyak pembudidaya lele yakni variasi ukuran pada lele. Maka untuk melakukan sampling bisa dilakukan di 3 titik yang berebeda sehingga setidak mewakili hasil sampling ikan yang bervariasi. Waktu sampling yang disarankan yakni pagi hari ketika ikan lele belum makan karena Gut passing time (GPT) atau waktu pengosongan perut lele sekitar 6 jam.
